Brosis, minggu ini adalah minggu yang sangat berat buat kami sekeluarga besar karena mama saya, kakak saya, adik saya, adik ipar saya dan keponakan saya positif Covid 19.
Semua berawal dr inisiatif anak2 mama utk kasih mama surprise di ultahnya tgl 5 Sept lalu. Jd cici dan anak2nya serta cucunya yg tinggal di Grogol dtg bawa kue dan makanan. Adikku yg di serpong juga dtg sama anaknya. Adikku dan keluarganya yg tinggal sama mama juga siapin surprise kecil.
cuma saya, Sam dan anak2 saya yg ga dtg karena Sam habis stroke kedua dan saya jaga banget spy Sam ga kumpul2, walau udh 8 bulan ga ketemu muka sama mama.
Siapa sangka di antara keluarga ada yg OTG. Tgl 9 dimulai dr istri adikku (di mana mama tinggal) tiba2 demam, panas badan, tenggorokan sakit, pusing. Trs ke suaminya, terus mama, akhirnya adikku panggil dokter ke rumah utk SWAB, karena sepupu aku ketua gugus penanggulangan covid Taman Permata Buana. Ternyata adikku dan istrinya positif. Istrinya udh masuk fase lanjutan. Adikku lbh parah. Hasil tes darahnya jg ga bagus. Mama jg positif dan agak parah karena sdh tua dan sesak nafas. Anak adikku negatif tp ada mild pnemonia shg dokter sarankan rawat. Dokter blg kondisi tubuhnya bagus jd ga kena saat ini.
Di Grogol, cici saya jg mulai pusing, batuk parah dan sesak nafas.
Karyawan2nya OTG dan di rumahkan.
Singkat cerita akhirnya semua harus rawat inap. Dan ga bs di RS yg sama karena keterbatasan kamar. Semua isolasi. Kecuali adik cowokku dan mama. Karena bantuan pejabat di RSPP bs rawat bareng mama sekamar. Krn mama ga bs ga didampingi. Stress, sh 83thn. Dan itu bs menurunkan imunitas. Kenapa kok mama ga bareng cici aja yg sekamar, ini krn masalah kedekatan emosional aja. Mama lbh deket sama adik cowokku. Krn mama tinggal di rumahnya. Adikku saat ini sdg membaktikan diri buat mama. Dan ga ada pilihan.
Ada dokter yg blg adikku hrs pake APD. Tp nyari di mana itu jg problem.
Support doanya ya
Brosis, saat ini penularan covid sdh sampai clustering keluarga inti.
Jangan anggap enteng yaaaa..
Yg jelas walau saudara kandung, asalkan ga serumah pls pls jangan ketemuan. Mau anak, mau cucu, mau orgtua, koko, cici. Pls aware.. mending kita pake video call atau zoom aja.
Pas mama ultah, protokol dijalankan. Tp tetep tertular..
Saya berharap sharing saya ini bermanfaat.
Saya sharing pdf ttg fase covid setelah ini dan analisa clusteringnya.
Kalo sdh kena, masuk RS pun problem. Karena tenaga medis dan perawat kurang. Shg kita ga bs berharap dpt perawatan bagus walau kelas VIP. Mama saya dan adik saya di kls VIP. Tp apa2 harus sendiri. Mama mau ke kamar mandi, panggil suster tunggu sejam. Dikirimin pampers, barangnya udh sampe security IGD Covid, nyampe kamar nunggu sejam.
Jadi terpaksa adikku yg notabene sakit juga jd letih, krn bolak balik anter mama ke toilet. Akibatnya saturasi oksigennya turun ke 88. Dan jd lemes.
pls pls aware.. usahakan tidak keluar rumah. Kalau udh ada gejala kayak flu cepet minum doping Vit C, Zinc.
Yang terpenting di saat spt ini, kami cuma mengandalkan Tuhan. Berasa banget bahwa cuma Tuhan yg bs bantu kami.
Brosis ketakutan berlebihan memang tidak perlu, tp jangan juga jd ignorant sama peraturan pemerintah.
Semoga sharing ini membantu semua aware
Please support kami dalam doa ya.
God bless
Catatan Widya
19.o9.2o2o
lawancovid19.blogspot.com
+++++
Salam sejahtera ...
Saya Anne Avantie ., saat ini saya sedang membantu SEMINARI MENENGAH St. yohanes Maria Vianey - KEUSKUPAN SITANG - Kalimantan Barat 🙏
..•
Atas seijin Romo PETRUS juli PR .. saya menuliskan kisah terpapar nya 37 orang siswa SEMINARI menengah ST. yohanes Maria Vianey - Sintang - Kalimantan barat ..
•Di SEMINARI penguhuninya adalah 98 orang dan yang terpapar postif covid-19 adalah 36 orang ..😫
• 36 orang tersebut saat ini berada di karantina RSUD khusus Covid-19.
Hari ini 19 september 2020 bertambah 1 orang lagi yang postif covid., lalu pada pukul 22.00 malam hari ini Romo petrus Mengabarkan bahwa ada 2 siswa dengan gejala yang sama..😭🙏
Yang di Rasakan adalah sakit Demam., Flu dan Hilang penciuman.
••KRONOLOGIS kisah nya adalah :
- Peristiwanya adalah 09 September 2020 ., ada 5 siswa yg SAKIT ..lalu Setelah di sarankan oleh Dokter....., untuk sweb ternyata hasilnya POSITIF ..😭.
Kemudian hari sabtu tanggal 12 september..2020 .. -seluruh penghuni SEMINARI sebanyak 98 orang semua di tes SWAB Hasilnya adalah 30 orang positif Covid -19. .sehingga total 36 siswa yg positif covid 19...😫
Romo Petrus menceritakan ..betapa perasaan semua yg berada di dalam SEMINARI berkecamuk larut dalam suasana yang mencekam menunggu hasil SWAB ..
ROMO mengabarkan bahwa beliau tidak bisa tidur sampai SUBUH.... pada saat itu hingga mendapatkan hasil pada pukul 05.00 Wib 30 orang postif Covid-19..😫
•Betapa terpukul nya dan tak tau harus berbuat apa .., secepatnya mereka 36 siswa Seminari di rawat di RSUD setempat ..
Saya menerima WA dari Romo Petrus .. dengan penuh perasaan yg tidak menentu ., dan bisa ikut merasa kan bagaimana mencekamya suasana SEMINARI St Yohanes Maria Vieny - SINTANG .
Hingga berita ini saya tulis... Romo mengabarkan bahwa ada tambahan 2 siswa yang sakit dan salah satunya di nyatakan postif.. kemarin .😭
Lalu malam hari ini 22.30 Wib ., saya menerima kabar lagi dari Romo bahwa malam hari ini ada 2 siswa lagi yang sakit dengan kondisi yang sama
Sehingga baru besok pagi bisa di periksa atau di swab..
Jadi total keadaan yang postif Covid-19 adalah 37 Orang dengan perhitungan ada 2 siswa yang belum tahu hasilNya.
Dengan rasa cemas...., Romo Mengatakan bahwa .," kami tidak tahu asal mulanya dari mana" Karena mereka tidak keluar dari ASRAMA.....dan menurut pengamatan beliau kemungkinan ada orang dari luar yang membawa virus ke ASRAMA.
•Sahabat Terkasih...., saudara seiman saya secara pribadi ., memohon Doa Khusus untuk 37 orang siswa SEMINARI MENENGAH ST YOHANES MARIA VIANNEY KEUSKUPAN SINTANG Kalimatan Barat.. yg saat ini terpapar Positif Covid 19 . .🙏
Supaya Tuhan turut campur tangan dan memberkati para siswa sehingga bisa segera Tuhan Pulihkan ... 🙏
Yang di butuhkan oleh ROMO PETRUS saat ini adalah :
- APD Biarawan .., untuk mereka setelah para siswa keluar dari Karantina ..( yg sedang saya kerjakan - Yayasan Anne Avantie ).
- Masker medis
- Face sheild
Apabila ada yg tergerak hati ..
bisa menghubungi ROMO Petrus juli Pr
Alamat pengiriman:
Seminari Menengah St. Yoh. Maria Vianney Keuskupan Sintang
Jl. Teluk Menyurai No. 102, Kel. Tj. Puri, Kec. Sintang Kota, Kab. Sintang, Kalimantan Barat.
CP. Romo Petrus Julianus No. Hp. 085752785661/WA. 081348486633..
Atau Informasi bisa ke Yayasan Anne Avantie
Ibu Asmanah dgn nomer telp 0813- 8937- 3939 .
Semoga Bapak ibu terkasih ., saudara seiman bisa meringan kan beban para Siswa SEMINARI Menengah St Yohanes Maria vianney - Keuskupan SINTANG - Kalimantan Barat . 🙏.
Hanya Tuhan yg membalas segala Budi Baik yg telah diberikan dengan Tulus dan penuh KASIH ... 🙏💕
Berkah Dalem . 🙏
Monday, September 21, 2020
Kisah Nyata Terkena Covid-19
Kisah Nyata Terkena Covid-19
Reviewed by MPG
on
September 21, 2020
Rating: 5
